Beranda > Berita Umum > AHI Wadah Peternak Wujudkan Sapi Perah Indonesia Berkualitas

AHI Wadah Peternak Wujudkan Sapi Perah Indonesia Berkualitas

22 September 2025

Kongres pertama Asosiasi Holstein Indonesia (AHI) pada hari Rabu, 10 September 2025 lalu, adalah tongak bersejarah para peternak sapi perah Indonesia. Kongres ini merupakan momentum penting bagi semua pihak dibidang peternakan sapi perah khususnya sapi holstein di Indonesia.  Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergitas dan merumuskan langkah-langkah strategis demi kemajuan industri sapi perah nasional. Kolaborasi yang baik antara peternak, akademisi, pemerintah dan mitra usaha, AHI akan mampu berperan dalam meningkatkan produktivitas, kualitas, serta daya saing produk susu dalam negeri dan hasil samping ikutannya yang dapat memberikan manfaat dan meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat.


Pembukaan disampaikan oleh Dr.Ir. Rochadi Tawaf, M.S dengan tema "Membentuk Sapi Perah Holstein Indonesia untuk Membangun Persusuan Nasional".  Rochadi menyampaikan bahwa cikal bakal AHI telah digodok cukup lama dan momen ini adalah perwujudan bersama dan kolaborasi tokoh peternak, koperasi, dewan persusuan nasional, akademisi dan pemerintah dengan tujuan utama melakukan standarisasi produksi sapi holstein yang sesuai dengan kondisi ekosistem dan budaya Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan peresmian AHI oleh Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan yang diwakili oleh Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak Dr.Harry Suhada,S.Pt, M.Sc.  Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa penambahan populasi saat ini perlu dilakukan untuk memenuhi target kebutuhan dalam negeri, selain itu pengelolaan peternkan sapi perah yang baik, baik perbibitan maupun produksi sampai dengan pemasaran akan meningkatkan pendapatan peternak. Penetapan breed sebagai dasar pengembangan sapi perah di Indonesia adalah peran AHI dalam membantu peningkatan kualitas ternak di masyarakat.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat, Linda Al Amin, S.T, M.T menyampaikan selain fokus pada penambahan populasi dan peningkatan produksi sapi perah, limbah kotoran hewan (kohe) merupakan salah satu potensi penambahan penghasilan dan dapat mengatasi isu pencemaran lingkungan. Limbah kohe yang dihasilkan dari peternakan diharapkan dapat dikelola secara terpadu sehingga bisa mengatasi pencemaran lingkungan dan menjadi pendapatan tambahan setelah berubah menjadi pupuk kohe. Kongres ini dirangkai dengan kegiatan pemilihan dan penetapan majelis ketua dan kepengurusan periode 2025-2029, penetapan AD/ART, pengehasan akte pendirian AHI dan pembahasan program kerja AHI. Beberapa program kerja telah disepakati antara lain: VBC sapi holstein, kontes sapi perah nasional, inventarisasi genetik dan melakukan analisis genomik sapi unggul anggota. Diharapkan terbentuknya AHI akan memberikan warna dalam persapi perahan di Indonesia.

Dibaca : 309 kali


Lokasi Kami

Peta Lihat di Google Map

Tidak puas dengan pelayanan kami? klik berikut:

https://lapor.go.id/ SABERPUNGLI Whistleblower's System

Aksesibilitas

Pembaca Layar
Kontras
Perbesar Teks
Jarak Huruf
Jeda Animasi
Ramah Disleksia
Kursor
Jarak Baris
Perataan Teks
Saturasi
Reset