Produksi Embrio dengan OPU
Produksi embrio melalui metode OPU-IVF (Ovum Pick-Up – In Vitro Fertilization) merupakan salah satu metode produksi embrio dengan teknologi reproduksi tingkat lanjut yang memungkinkan untuk menghasilkan banyak keturunan dari satu induk unggul tanpa harus menunggu masa bunting alami dengan kata lain OPU adalah prosedur medis untuk mengambil sel telur (ovum) dari indung telur (ovarium) sebagai salah satu tahapan dalam proses fertilisasi in vitro (IVF).
Dengan metode OPU ini merupakan salah satu upaya maksimalisasi genetik, dari satu induk/donor terbaik untuk mendapatkan puluhan embrio yang dihasilkan dalam setahun, mempercepat kemajuan kualitas ternak secara signifikan dibandingkan metode kawin alam atau inseminasi buatan (IB).
Tahapan kegiatan OPU meliputi :
1. Tahap Koleksi Sel Telur (Ovum Pick-Up)
Proses dimulai dengan pengambilan sel telur (oosit) langsung dari ovarium induk donor yang hidup. Menggunakan bantuan alat Ultrasonografi (USG) transvaginal yang dilengkapi dengan jarum aspirasi khusus, dokter hewan atau teknisi akan menyedot cairan folikel yang berisi oosit.
Metode OPU memiliki keunggulan luar biasa karena bisa dilakukan secara berulang (biasanya dua kali seminggu) tanpa mengganggu siklus reproduksi normal induk tersebut. Bahkan, sapi yang sedang bunting muda pun tetap bisa menjalani prosedur ini.
2. Maturasi In Vitro
Oosit yang berhasil dipanen tidak bisa langsung dibuahi. Sel-sel ini belum matang. Oosit kemudian dibawa ke laboratorium dan dimasukkan ke dalam inkubator dengan suhu (37,5 -38 °C) dan kelembaban (80 %) yang terkontrol. Di sini, oosit dimatangkan selama kurang lebih 22–24 jam hingga mencapai tahap metafase II, di mana mereka siap menerima sperma.
3. Fertilisasi In Vitro
Setelah oosit matang, selajutnya Adalah tahap fertilisasi (pertemua). Sperma yang telah diproses (kapasitasi) dipertemukan dengan oosit di dalam cawan petri. Dalam waktu sekitar 18–22 jam, sperma akan menembus dinding sel telur dan terjadilah fertilisasi yang membentuk zigot.
4. Kultur In Vitro
Zigot kemudian dipindahkan ke media kultur khusus yang meniru lingkungan saluran reproduksi induk (tuba falopi dan uterus). Selama 6 sampai 7 hari ke depan, keajaiban pembelahan sel terjadi:
- Tahap Cleavage: Zigot membelah menjadi 2, 4, 8, hingga 16 sel.
- Tahap Morula: Kumpulan sel menyerupai buah arbei.
- Tahap Blastosit: Tahap akhir di laboratorium di mana embrio sudah memiliki rongga dan siap untuk ditransfer.
5. Transfer Embrio atau Pembekuan Embrio (Kriopreservasi)
Setelah mencapai tahap blastosis, ada dua jalan yang bisa ditempuh:
- Transfer Segar: Embrio langsung dimasukkan ke dalam uterus induk penerima (resipien) yang siklus hormonalnya telah disinkronkan.
- Pembekuan Embrio (Kriopreservasi): Embrio disimpan dalam nitrogen cair (-196°C) agar bisa digunakan kapan saja.
Manfaat dari penerapan OPU:
1. Maksimalisasi Potensi Genetik Induk Betina
Jika secara alami seekor sapi hanya menghasilkan satu anak per tahun, dengan OPU, satu induk unggul dapat menghasilkan puluhan hingga ratusan embrio dalam setahun. Ini memungkinkan percepatan penyebaran sifat-sifat unggul (seperti produksi susu tinggi atau pertumbuhan daging cepat) ke generasi berikutnya.
2. Frekuensi Pengambilan yang Lebih Tinggi
Berbeda dengan metode Multiple Ovulation Embryo Transfer (MOET) yang membutuhkan jeda waktu lama karena penggunaan hormon dosis tinggi, OPU dapat dilakukan:
- Dua kali seminggu secara rutin.
- Tanpa harus menunggu siklus estrus (berahi) alami induk.
3. Dapat Dilakukan pada Berbagai Kondisi Induk
OPU sangat fleksibel karena tetap bisa diterapkan pada:
- Induk yang memiliki masalah pada saluran reproduksi (seperti penyumbatan tuba falopi) namun ovariumnya masih berfungsi.
- Ternak yang baru saja mencapai masa pubertas (pre-pubertal).
- Donor yang sedang di istirahatkan
4. Meminimalisir Penggunaan Hormon
Prosedur OPU dapat dilakukan tanpa stimulasi hormon yang berlebihan (superovulasi). Hal ini menjaga kesehatan jangka panjang induk donor, menghindari risiko kelelahan ovarium, dan menekan biaya operasional pembelian obat-obatan hormon.
5. Efisiensi Penggunaan Sperma Unggul
Dalam proses In Vitro Fertilization (IVF) yang menyertai OPU, satu dosis sperma (straw) dari pejantan elit dapat digunakan untuk membuahi oosit dari banyak induk donor. Ini sangat menguntungkan jika stok sperma pejantan tersebut sangat terbatas atau mahal.
Profil Lainnya
-
SEJARAH Pendirian Balai Embrio Ternak Cipelang berawal dari pembentukan Pusat Pengembang...
-
RENCANA STRATEGIS RENSTRA Rencana Strategis (Renstra) merupakan dokumen perencanaan lima tahunan yang memu...
-
INFOGRAFIS PROGRAM KERJA PROGRAM KERJA BALAI EMBRIO TERNAK
-
DIPA DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) adalah dokumen pelaksanaan anggaran yan...
-
LAPORAN
-
INTERNAL Link Internal No Instansi Link 1 Kementerian Pertanian RI https://pertanian.go.i...
-
INFORMASI KEUANGAN Laporan Keuangan adalah catatan informasi keuangan Balai Embrio Ternak pada suat...
-
EMBRIO Embrio yang dihasilkan oleh BET Cipelang diproduksi berdasarkan pada Standar Nas...
-
KLASIFIKASI INFORMASI
-
DAFTAR INFORMASI PUBLIK BET Daftar Informasi Publik adalah catatan yang berisi keterangan secara sistematis...
-
ALUR LAYANAN INFORMASI PUBLIK ALUR LAYANAN INFORMASI PUBLIK
-
SUB BAGIAN TATA USAHA Subbagian Tata Usaha mempunyai tugas melakukan penyiapan bahan penyusunan rencan...
-
PENGUMUMAN
-
TARIF PNBP TARIF PNBP BALAI EMBRIO TERNAK Tarif PNBP yang berlaku di BET ditetapkan berdasa...
-
FAQ APA DAN BAGAIMANA TUGAS POKOK BALAI EMBRIO TERNAK (BET)? Balai Embrio Ternak (BE...
-
PRODUKSI EMBRIO Sapi yang digunakan untuk produksi embrio disebut Sapi donor. BET Cipelang saat...
-
INFORMASI SETIAP SAAT Berdasarkan Peraturan Komisi Informasi Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2021 dan...
-
REALISASI ANGGARAN Laporan Realisasi Anggaran yang selanjutnya disingkat LRA adalah laporan yang me...
-
LAPORAN KEUANGAN Laporan Keuangan adalah laporan pertanggung-jawaban pelaksanaan Anggaran Pendapa...
-
S O P BET Standar Operasional Prosedur adalah pedoman yang disusun oleh unit kerja yang be...
-
INFOGRAFIS CAPAIAN KINERJA
-
PMK dan PHMS
-
INFO TERKAIT PMK Perkembangan kasus PMK dapat diakses disini. Laporan Online Perkembangan PMK Bul...
-
SISCOBETI SISCOBETI merupakan singkatan dari Sistem Layanan Customer Online BET. SISCOBETI...
-
Visi dan Misi Visi dan Misi Balai Embrio Ternak Cipelang Bogor merupakan salah satu Unit Pelak...
-
RENCANA KERJA TAHUNAN Rencana Kerja Tahunan (RKT) merupakan penjabaran dari Renstra, memuat seluruh re...
-
RKA-KL RKA-KL merupakan dokumen perencanaan dan penganggaran yang berisi program dan ke...
-
LAPORAN IKM Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) adalah pengukuran komprehensif atas kualitas la...
-
NON KEMENTERIAN Non Kementerian No LPND TELEPON ALAMAT WEBSITE 1 Perpustakaan Nasional Republik...
-
LAKIN Laporan Akuntabilitas Instansi Pemerintah (LAKIP)/Laporan Kinerja (LAKIN) Lapora...
-
TERNAK Ternak bibit yang dihasilkan oleh BET merupakan ternak yang dihasilkan melalui T...
-
TIM KERJA MANAJEMEN PEMELIHARAAN TERNAK Tim Kerja Manajemen Pemeliharaan Ternak mempunyai tugas untuk melakukan pemuliab...
-
BERITA
-
TRANSFER EMBRIO Transfer Embrio Menurut Surat Keputusan Direktur Jenderal Peternakan Nomor : 006...
-
INFORMASI BERKALA Informasi tentang Profil BET 1 Informasi mengenai kedudukan, domisili, beserta a...
-
STANDAR PELAYANAN PUBLIK Berdasarkan PERATURAN MENTERI PENDAYAGUNAAN APARATUR NEGARA DAN REFORMASI BIROKR...
-
PERKEMBANGAN KASUS PMK Laporan Online Perkembangan PMK Bulanan dapat diakses disini
-
LAPORAN TRIWULAN SEMESTERAN LAPORAN TRIWULAN Laporan Triwulan adalah laporan yang dibuat secara rutin dalam...
-
EKSTERNAL Link Eksternal Kementerian No Instansi Link 1 Presiden Republik Indonesia https:...
-
DAFTAR INFORMASI DIKECUALIKAN Berdasarkan pada Peraturan Komisi Informasi Republik Indonesia Nomor 01 Tahun 20...
-
LAPORAN PPID Laporan PPID adalah laporan yang berisikan kegiatan pengelolaan PPID yang dilaku...
-
SIBETI SIBETI merupakan singkatan dari Sistem Informasi BET. Merupakan sistem aplikasi...
-
Tugas dan Fungsi TUGAS POKOK DAN FUNGSI Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian No. 09 Tahun 2025...
-
CAPAIAN KINERJA Laporan Perkembangan Capaian Kinerja disusun berdasarkan hasil pelaksanaan kegia...
-
LEMBAGA PENDIDIKAN Lembaga Pendidikan No UNIT PENDIDIKAN PERTANIAN ALAMAT 1 Politeknik Pembangunan...
-
LAPORAN BALAI Laporan bulanan adalah laporan yang berisikan kegiatan yang dibiayai dari APBN y...
-
LAPORAN TAHUNAN Laporan tahunan merupakan gambaran kegiatan unit kerja selama periode 1 tahun pe...
-
PERJANJIAN KINERJA Dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif, transparan dan akun...
-
LAPORAN HARTA KEKAYAAN Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Pelaksanaan pelaporan Lapora...
-
TIM KERJA PRODUKSI DAN TRANSFER EMBRIO Tim Kerja Produksi dan Transfer Embrio bertugas untuk melakukan pemuliabiakan te...
-
REGULASI Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Kementerian Pertanian UUD 1945 Hukum Di...
-
KERJASAMA Perjanjian Kerjasama Antara BET Cipelang Dengan Stakeholder Tahun 2026 1. Perjan...
-
INFORMASI SERTA MERTA Informasi yang wajib diumumkan seketika terjadinya keadaan yang dapat mengancam...
-
LAPORAN REALISASI PNBP Laporan PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak) adalah dokumen pertanggungjawaban y...
-
BUKU SAKU PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PMK Kesiagaan Darurat Veteriner Indonesia, Klik Disini Prosedur Pemotongan Hewan di...
-
LAPORAN DUMAS Pengelolaan Pengaduan Masyarakat (Dumas) di BET mengacu pada Peraturan Menteri P...
-
STOK TERNAK Stok Ternak menggambarkan jumlah ternak jantan yang dapat dibeli oleh stakeholde...
-
CUTI / IJIN ONLINE BETI BET memiliki dan memanfaatkan aplikasi internal CUTI / IJIN ONLINE BETI, selain...
-
FORUM KONSULTASI PUBLIK LATAR BELAKANG Berdasarkan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan R...
-
JAM PELAYANAN
-
Kebijakan Mutu Dan Maklumat Layanan Kebijakan Mutu BET menerapkan Sistem Manajemen terpadu yang sesuai dengan Sistem...
-
Struktur Organisasi Struktur organisasi BET terdiri dari Kepala Balai, Kepala Subbagian Tata Usaha,...
-
PORTAL PPID Portal PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) dibuat untuk mendukung...
-
TIM KERJA INFORMASI DAN DISTRIBUSI Tim Kerja Informasi dan Distribusi bertugas untuk melakukan pemberian informasi,...
-
GALERI
-
CSR Program Tanggung Jawab Sosial / Corporate Sosial Responsibility (CSR) Tentang CS...
-
FORMULIR IP Setiap orang berhak memperoleh informasi publik sebagaimana diatur dalam Undang-...
-
SEBARAN PMK
-
STOK EMBRIO Stok Embrio menggambarkan jumlah embrio yang dapat didistribusikan oleh stakehol...
-
SAPA BETI SAPA BETI (SWASEMBADA PANGAN BENIH DAN BIBIT TERNAK UNGGUL DENGAN TRANSFER EMBRI...
-
INFORMASI MAGANG PKL Informasi Magang / PKL Mahasiswa, selengkapnya silahkan Klik di Sini.
-
Manajemen Balai Struktur Organisasi Landasan Organisasi Balai Embrio Ternak adalah Surat Keputus...
-
Info Pejabat
-
PROFIL PPID BET Dalam rangka memberikan pelayanan informasi publik sebagaimana diamanatkan dalam...
-
DAFTAR ASET Daftar aset adalah inventaris seluruh barang milik pemerintah negara yang diguna...
-
REGULASI DAN PEDOMAN PMK Regulasi terkait Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) Undang-Undang Undang-Undang Repub...
-
MATERI KIE PMK
-
Produksi Embrio dengan OPU Produksi embrio melalui metode OPU-IVF (Ovum Pick-Up – In Vitro Fertilization) m...
-
Arti Lambang Arti Lambang Kementerian Pertanian Arti dari warna dan bentuk lambang Kementeria...
-
Data Pegawai Rekap data Pegawai Tahun 2026
-
Lokasi Kantor Balai Embrio Ternak terletak di lereng Gunung Salak di desa Cipelang Kecamatan C...
-
INFORMASI PENGADAAN BARANG DAN JASA Peraturan pengadaan barang dan jasa diantaranya adalah Peraturan Presiden (Perpr...
-
MAKLUMAT PPID Maklumat Layanan PPID Maklumat Layanan Informasi publik merupakan komitmen PPID...
-
MATERI PHMS
-
POK BETI POK BETY, Wujud Pemanfaatan Limbah Menjadi Produk Bernilai POK BETY merupakan pu...
-
Populasi Ternak Populasi Ternak BET Data sampai dengan 30 September 2026 BET memiliki populasi t...
-
PROSEDUR PERINGATAN DINI DAN EVAKUASI Cara Tepat Petugas Tangani PMK Prosedur apabila Terpapar Covid-19 Video Protokol...
-
COLABETI COLABETI : inovasi colaborasi antara BET dengan stake holder dalam menbantu mewu...
-
Sarana Prasarana Sarana & Prasarana Sarana dan Prasarana yang ada di Balai Embrio Ternak Cipelang...
-
BETI GEN BETI GEN adalah peta jalan transformasi bioteknologi reproduksi benih dan bibit...
-
PENGHARGAAN Penghargaan yang diterima oleh Balai Embrio Ternak adalah : 1. Tahun 2021 : Peri...
-
MEKANISME KEBERATAN
-
SISTEM MANAJEMEN Balai Embrio Ternak telah menerapkan Sistem Manajemen Terintegrasi, yang merupak...
-
Kontak Kami Kontak Kami Balai Embrio Ternak Alamat : Jl. Balai Embrio Ternak No. 01 Kp. Pasi...
-
MEKANISME PERMOHONAN PENYELESAIAN SENGKETA
-
ALUR PENGADUAN MASYARAKAT Alur Pengaduan terhadap Layanan Balai Embrio Ternak Alur Pengaduan Masyarakat me...
-
LAPORAN PENGADUAN MASYARAKAT Laporan Pengaduan Masyarakat merupakan bentuk komitmen instansi dalam memberikan...
-
KONTAK PENGADUAN Kanal Penanganan Pengaduan, Saran, dan Masukan Di Balai Embrio Ternak Pengaduan,...
-
Kode Etik dan Kode Perilaku Pegawai Dasar Regulasi : UU 20 Tahun 2023 dalam rangka untuk mempercepat pelaksanaan tra...