Balai Embrio Ternak (BET) merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) yang berada dibawah Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian Republik Indonesia mempunyai tugas pokok untuk melaksanakan produksi, pemuliabiakan, pemasaran, dan distribusi embrio ternak. Pembinaan teknis BET dilakukan oleh Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak.
Embrio adalah hasil fertilisasi sel telur oleh spermatozoa melalui proses in vivo atau in vitro yang telah berkembang mencapai tahap morula sampai expanding hatched blastosis dalam bentuk segar maupun beku.
Embrio in vivo adalah embrio yang berkembang di dalam tubuh induk sedangkan embrio in vitro adalah embrio yang berkembang di luar tubuh induk.
Embrio segar adalah embrio yang tanpa melalui proses pembekuan, sedangkan embrio beku adalah embrio yang mengalami proses pembekuan.
Pengemasan embrio harus memenuhi persyaratan sebagai berikut :
Embrio dikemas dalam straw transparan dengan ukuran 0,25ml,
Kondisi kemasan harus tertutup.
Setiap straw berisi satu embrio.
Kemasan harus dilengkapi dengan label.
Satu straw embrio berisi 1 embrio.
Pelabelan embrio terdiri atas 2 baris, dimana baris pertama memuat informasi kode produsen, kode betina dan kode embrio, baris kedua memuat informasi kode semen/pejantan dan tanggal pembekuan embrio.
Kode embrio terdiri atas :
nomor urut
fase
kualitas
kode VV untuk embrio in vivo, kode VC untuk embrio kultur, kode VF untuk embrio in vitro
Transfer Embrio (TE) merupakan bioteknologi reproduksi kedua setelah Inseminasi Buatan (IB), yang dilakukan dengan cara memindahkan embrio dengan alat tertentu kepada induk betina lainnya dengan tujuan untuk menghasilkan kebuntingan. Embrio berasal dari betina unggul yang disebut donor. Induk betina yang menerima embrio disebut resipien.
Beberapa layanan yang dapat diperoleh di BET adalah :
Layanan penjualan embrio;
Layanan penjualan ternak bibit;
Layanan produksi dan transfer embrio;
Layanan pembinaan dan bimbingan teknis;
Layanan Pendukung (Konsultasi, Magang, Narasumber, Juri Kontes Ternak, Eduwisata, Informasi dan Dokumentasi)
BET terletak di Jl. Balai Embrio Ternak No. 01, Kp. Pasir Pogor, Ds. Cipelang, Kec. Cijeruk, Kab. Bogor. Untuk dapat sampai ke BET, stakeholder dapat menggunakan kendaraan pribadi, kendaraan umum atau taxi online.
Untuk mendapatkan layanan dari BET, stakeholder dapat menghubungi WA official BET di nomor : 08111148878, membuka aplikasi SISCOBETI atau dapat juga berkunjung ke kantor BET secara langsung.
Tarif BET berdasarkan SK tarif yang ditetapkan oleh kepala balai.
Pendaftaran karir sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di BET mengikuti format seleksi nasional untuk Pegawai Negeri Sipil. Penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dilakukan bersamaan diseluruh instansi pemerintah di Indonesia termasuk BET sebagai UPT Kementerian Pertanian. Informasi mengenai seleksi dan formasi CPNS dapat dilihat di website kementerian dan lembaga maupun dalam publikasi nasional saat periode seleksi CPNS berlangsung.
Sesuai tugas pokoknya, BET memproduksi embrio. Ternak bibit yang lahir dari hasil inseminasi buatan (IB) pada sapi donor atau transfer embrio (TE) pada sapi resipien dapat digunakan sebagai sapi bibit (baik jantan maupun betina). Ternak Bibit sapi yang lahir di BET memiliki genetik unggul. Ternak bibit unggul jantan akan didistribusikan ke Balai Inseminasi Buatan (BIB) Nasional/Daerah dimana setelah sampai di BIB, ternak bibit tersebut akan diproduksi semennya yang kemudian semen tersebut disebar ke masyarakat. Sementara untuk ternak bibit betina akan digunakan oleh BET sebagai bibit sapi betina (donor) yang akan diproduksi embrionya atau sebagai resipien.
Peternak dapat mengajukan surat permohonan pembelian bibit sapi ke BET melalui email : [email protected] atau fax di nomer : 0251-8211555 atau official WA di nomer : 08111148878 atau melalui siscobetihttps://sibeti.ditjenpkh.pertanian.go.id/siscobeti/. Ternak bibit yang dibeli dipergunakan untuk bibit, bukan untuk penggemukan/pedaging atau dipotong. Harga ternak bibit yang ada di BET sesuai dengan harga yang berlaku dalam tarif PNBP yang berlaku di Kementerian Pertanian yang ditetapkan oleh Kepala Balai.
Peternak dapat mengajukan pembelian embrio dari BET melalui email : [email protected] atau fax di nomer : 0251-8211555 atau official WA di nomer : 08111148878 atau atau mengisi permohonan pembelian embrio melalui siscobeti https://sibeti.ditjenpkh.pertanian.go.id/siscobeti/.
BET memfasilitasi bimtek/pelatihan Transfer Embrio (TE), yang dilaksanakan dengan jumlah peserta minimal sebanyak 20 orang. Dalam pelaksanaan bimtek TE, BET bekerjasama dengan Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan Cinagara. Bimtek TE dapat diikuti oleh dokter hewan atau petugas reproduksi yang sudah memiliki sertifikat IB, PKB dan ATR serta umur maksimal 50 tahun. Selain bimtek TE, stakeholder juga dapat belajar mengenai manajemen pemeliharaan ternak.
Pemohon/masyarakat dapat mengajukan surat permohonan kunjungan wisata edukasi kepada Kepala BET atau melalui aplikasi https://sibeti.ditjenpkh.pertanian.go.id/siscobeti/. Kunjungan edukasi dapat dilakukan pada hari kerja dan jam kerja (senin s.d jumat, pada jam 09.00 s.d 15.00 WIB. Dalam melaksanakan kunjungan edukasi wisata, pemohon dikenakan tarif sebesar Rp. 7.000,- / orang (PP. No. 28 Th. 2023).
Dengan menghubungi Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) BET , melalui WA 08111148878, atau email [email protected] Jam layanan informasi dilaksanakan setiaP hari kerja yaitu Senin sampai dengan Jumat dari jam 09.00 sd 15.00 WIB dengan waktu istirahat jam 12.00 sd 13.00 WIB (Pelayanan tetap berjalan di jam istirahat).
Pemohon/masyarakat dapat mengajukan surat permohonan resmi dari kampus atau instansi untuk melaksanakan magang / penelitian yang ditujukan kepada Kepala BET, dapat dikirimkan melalui email, WA Official atau melalui aplikasi https://sibeti.ditjenpkh.pertanian.go.id/siscobeti/. Biaya magang / penelitian sesuai dengan tarif PNBP yang berlaku. Fasilitas apa saja yang diperoleh selama magang/penelitian? mahasiswa magang/penelitian mendapatkan ilmu pengetahuan dan ketrampilan khususnya tentang transfer embrio dari BET yang merupakan satu-satunya institusi yang melaksanakan produksi dan distribusi embrio di Indonesia.
Stakeholder/masyarakat dapat melakukan pembayaran terhadap layanan yang telah diterima dari Balai Embrio Ternak dengan mekanisme pembayaran berdasarkan besaran tarif yang berlaku di BET (Tarif terhadap Hasil Pertanian). Pembayaran dilakukan secara online (cashless) sesuai dengan kode pembayaran yang dikeluarkan oleh bendahara penerimaan BET, dapat dilakukan melalui mobile banking, mesin ATM dan layanan ecommerce lainnya misalnya Shopee, Tokopedia (dengan memilih menu "Penerimaan Negara").