Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
1
Chatbot
Selamat datang, silahkan tanyakan sesuatu
Logo

POK BETI

23/07/2026 15:12:00 Admin Satker 79

POK BETY, Wujud Pemanfaatan Limbah Menjadi Produk Bernilai

POK BETY merupakan pupuk organik padat yang diproduksi oleh Balai Embrio Ternak sebagai bentuk komitmen dalam mewujudkan pengelolaan limbah peternakan yang ramah lingkungan, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi sektor pertanian. Produk ini mulai dikembangkan dan diperkenalkan pada tahun 2025 sebagai hasil inovasi pengolahan limbah peternakan menjadi pupuk organik berkualitas.

Nama POK BETY memiliki filosofi yang erat dengan identitas Balai Embrio Ternak. Kata POK merupakan singkatan dari Pupuk Organik asal Kotoran Hewan. Selain itu, istilah "Pok" juga merupakan sapaan khas untuk perempuan, yang dianalogikan dengan sosok sapi betina. Sementara itu, BETY merupakan nama yang merepresentasikan sapi betina produktif penghasil embrio di Balai Embrio Ternak. Perpaduan kedua nama tersebut melambangkan sinergi antara peternakan, pelestarian lingkungan, dan pertanian yang berkelanjutan.

Filosofi Logo POK BETY

Logo POK BETY dirancang sebagai simbol transformasi limbah peternakan menjadi sumber kehidupan baru bagi tanaman dan lingkungan. Unsur-unsur dalam logo menggambarkan hubungan yang saling mendukung antara ternak, tanah, tanaman, dan manusia dalam mewujudkan sistem pertanian yang berkelanjutan. Warna hijau melambangkan kesuburan, pertumbuhan, dan kepedulian terhadap lingkungan, sedangkan elemen yang merepresentasikan sapi menunjukkan bahwa bahan baku utama pupuk berasal dari hasil samping peternakan yang diolah secara bertanggung jawab. Logo ini menjadi identitas bahwa POK BETY bukan sekadar produk pupuk, tetapi juga representasi inovasi pengelolaan limbah di Balai Embrio Ternak.

Bahan Baku dan Proses Produksi

POK BETY diproduksi menggunakan bahan-bahan organik yang berasal dari aktivitas peternakan, terdiri atas:

  • Kotoran sapi dan kerbau.
  • Sisa pakan ternak.
  • Dolomit.
  • Fermentor sebagai aktivator proses pengomposan.

Seluruh proses produksi dilakukan oleh petugas pengolah limbah Balai Embrio Ternak melalui tahapan pengumpulan bahan baku, pencampuran, fermentasi, pematangan, hingga pengemasan. Proses ini menghasilkan pupuk organik padat yang matang, aman digunakan, serta memiliki kandungan unsur hara yang dibutuhkan tanaman sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk pupuk organik.

Manfaat POK BETY

POK BETY berfungsi sebagai sumber bahan organik dan unsur hara yang mampu memperbaiki kualitas tanah sekaligus meningkatkan pertumbuhan tanaman. Penggunaan pupuk ini memberikan berbagai manfaat, antara lain:

  • Menambah kandungan bahan organik tanah.
  • Memperbaiki struktur dan kesuburan tanah.
  • Meningkatkan aktivitas mikroorganisme tanah.
  • Menyediakan unsur hara makro dan mikro bagi tanaman.
  • Mendukung sistem pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Prestasi dan Pemanfaatan

Sejak diperkenalkan, POK BETY terus menunjukkan perkembangan yang positif. Beberapa pencapaian yang telah diraih antara lain:

  • Berpartisipasi dalam Organicversary Citra Land 2026 sebagai salah satu produk pupuk organik hasil inovasi pengelolaan limbah peternakan.
  • Memperoleh Sertifikat Organik dari LSO Inoffice, yang menunjukkan bahwa POK BETY telah memenuhi persyaratan sebagai pupuk organik.
  • Dimanfaatkan secara rutin untuk pemupukan lahan rumput di lingkungan Balai Embrio Ternak sebagai bagian dari penerapan sistem pertanian terpadu.
  • Telah dihibahkan kepada Kelompok Tani Talas Beneng di wilayah Bogor sebagai bentuk dukungan Balai Embrio Ternak terhadap pengembangan pertanian organik dan pemberdayaan masyarakat.

Komitmen Berkelanjutan

POK BETY merupakan bukti bahwa limbah peternakan dapat diolah menjadi produk yang bernilai ekonomi sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan. Melalui inovasi ini, Balai Embrio Ternak tidak hanya berfokus pada pengembangan teknologi reproduksi ternak, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung pertanian berkelanjutan melalui pemanfaatan limbah secara optimal. Kedepan, POK BETY diharapkan terus menjadi produk unggulan yang mampu mendukung peningkatan produktivitas pertanian, menjaga kelestarian lingkungan, serta memperkuat sinergi antara sektor peternakan dan pertanian dalam mewujudkan pembangunan pertanian yang berkelanjutan.

 

Profil Lainnya