Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
1
Chatbot
Selamat datang, silahkan tanyakan sesuatu
Logo

Hadirkan Kepastian Pasar, Kementan dan BGN Perkuat Penyerapan Telur untuk MBG

05/08/2026 08:00:00 Admin Satker 7

Jakarta – Kementerian  Pertanian (Kementan) terus memperkuat sinergi dengan Badan Gizi Nasional (BGN),  pemerintah daerah, asosiasi, dan koperasi peternak guna memperluas penyerapan telur ayam ras untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Langkah ini tidak hanya ditujukan untuk menjamin pasokan pangan bergizi bagi masyarakat, tetapi juga membuka peluang pasar yang lebih luas dan berkelanjutan bagi peternak rakyat.

Upaya tersebut menjadi salah satu fokus dalam rapat koordinasi yang digelar secara daring beberapa waktu lalu. Pertemuan ini membahas berbagai strategi untuk mengoptimalkan penyerapan telur sesuai Harga Acuan Pembelian (HAP), sekaligus menyempurnakan mekanisme kerja sama antara pemerintah dan para pelaku usaha agar implementasi Program MBG berjalan lebih efektif.

Direktur Hilirisasi Hasil Peternakan Kementan, Makmun, menegaskan bahwa Program Makan Bergizi Gratis memiliki peran strategis, bukan hanya dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga sebagai instrumen penguatan pasar telur nasional

"Kami ingin memastikan penyerapan telur ayam ras untuk Program Makan Bergizi Gratis berjalan semakin baik. Seluruh masukan dari daerah menjadi bahan evaluasi agar kemitraan yang dibangun mampu memberikan kepastian pasar bagi peternak sekaligus menjaga ketersediaan pangan bergizi bagi masyarakat," ujar Makmun.

Menurutnya, Kementan akan terus mengawal seluruh tindak lanjut hasil koordinasi bersama para pemangku kepentingan. Salah satu langkah yang akan diperkuat adalah peningkatan koordinasi lintas sektor agar distribusi telur dari koperasi maupun pelaku usaha menuju Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dapat berlangsung lebih efektif, tepat sasaran, dan merata di berbagai daerah.

"Kami akan terus memperkuat koordinasi agar rantai pasok telur dari peternak hingga SPPG berjalan semakin efisien. Dengan demikian, manfaat program ini dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi peternak," tambahnya.