BET Siapkan Pembangunan Laboratorium Bank Genomik dan Bioteknologi Reproduksi Ternak Terpadu
Cipelang — Balai Embrio Ternak (BET) tengah mempersiapkan pembangunan Laboratorium Bank Genomik dan Bioteknologi Reproduksi Ternak Terpadu sebagai langkah strategis dalam memperkuat pengelolaan sumber daya genetik ternak di Indonesia. Pembangunan ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam upaya konservasi, pemuliaan, dan pengembangan teknologi reproduksi berbasis genomik yang terintegrasi.
Laboratorium ini dirancang sebagai pusat unggulan yang tidak hanya berfokus pada penyimpanan material genetik, tetapi juga mendukung riset dan inovasi di bidang bioteknologi reproduksi ternak. Dengan adanya fasilitas ini, BET diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan produktivitas ternak nasional sekaligus menjaga keberlanjutan keanekaragaman hayati.

Kegiatan persiapan pembangunan ini selaras dengan arah kebijakan nasional yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029 serta Indonesia Biodiversity Strategy and Action Plan (IBSAP) 2025–2045. Selain itu, dukungan juga diperkuat melalui program Biodiversity Finance Initiative (BIOFIN) bersama UNDP Indonesia yang berperan dalam mendorong pembiayaan berkelanjutan untuk konservasi keanekaragaman hayati.
Dalam kegiatan ini, turut hadir berbagai pemangku kepentingan lintas sektor. Dari Kementerian PPN/Bappenas hadir Direktur Pangan dan Pertanian serta Direktur Pembiayaan dan Hibah Dalam Negeri dan. Direktur Lingkungan Hidup, Sementara dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia hadir Kepala Biro Perencanaan, Sekretaris Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak, serta Kepala Balai Embrio Ternak (BET) Cipelang.

Selain itu, perwakilan mitra pembangunan yaitu National Project Coordinator BIOFIN – UNDP Indonesia juga turut berpartisipasi dalam memberikan masukan strategis terhadap rencana pembangunan laboratorium ini.
Melalui kolaborasi lintas sektor yang kuat, pembangunan Laboratorium Bank Genomik dan Bioteknologi Reproduksi Ternak Terpadu diharapkan dapat berjalan optimal dan memberikan kontribusi nyata dalam menjaga sumber daya genetik ternak Indonesia. Ke depan, inisiatif ini juga diharapkan mampu mendorong inovasi dan memperkuat sistem peternakan yang berkelanjutan, adaptif, dan berdaya saing tinggi.