BET Gelar Pertemuan Evaluasi Pelaksanaan Transfer Embrio Tahun 2024 2025 dan Penyusunan Rencana Tahun 2026
Bogor – Balai Embrio Ternak (BET) menyelenggarakan Pertemuan Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan Transfer Embrio (TE) Tahun 2024–2025 dan Rencana Pelaksanaan TE Tahun 2026. Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari 17 provinsi secara daring melalui zoom, Direktorat Perbibitan dan Produksi Ternak, serta berbagai stakeholder yang terlibat dalam pengembangan program Transfer Embrio di Indonesia.
Pertemuan ini menjadi forum strategis untuk mengevaluasi capaian pelaksanaan kegiatan Transfer Embrio selama dua tahun terakhir sekaligus menyusun langkah-langkah penguatan program pada tahun 2026. Kegiatan tersebut juga menjadi sarana koordinasi dan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta para pelaksana teknis dalam mendukung peningkatan populasi dan mutu genetik ternak nasional.
Dalam arahannya, Direktur Perbibitan dan Produksi Ternak menegaskan pentingnya penguatan program Transfer Embrio sebagai salah satu strategi percepatan peningkatan populasi ternak dan perbaikan kualitas genetik ternak di Indonesia. Program Transfer Embrio dinilai memiliki peran yang sangat penting dalam menghasilkan bibit ternak unggul yang mampu meningkatkan produktivitas dan daya saing subsektor peternakan nasional.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Balai Embrio Ternak menyampaikan Sosialisasi Rencana Strategis (Renstra) BET Tahun 2025–2029. Sosialisasi ini bertujuan memberikan gambaran arah kebijakan, pengembangan program, serta penguatan peran BET dalam mendukung pembangunan peternakan nasional melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi reproduksi ternak.
Selanjutnya, Ketua Tim Kerja Produksi dan Transfer Embrio serta Ketua Tim Kerja Informasi dan Distribusi memaparkan hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan Transfer Embrio Tahun 2024–2025. Paparan tersebut mencakup capaian program, tantangan yang dihadapi di lapangan, serta berbagai rekomendasi untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan kegiatan pada tahun mendatang. Selain itu, disampaikan pula rencana pelaksanaan Transfer Embrio Tahun 2026 yang akan menjadi dasar dalam penyusunan strategi dan target program secara lebih optimal.

Sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan kinerja daerah dalam mendukung keberhasilan program Transfer Embrio, BET memberikan penghargaan kepada provinsi yang menunjukkan capaian dan kontribusi terbaik dalam pelaksanaan kegiatan TE. Penghargaan diberikan kepada:
- Provinsi Jawa Timur
- Provinsi Lampung
Pemberian penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan program Transfer Embrio serta memperkuat kolaborasi dalam pengembangan bibit ternak unggul.
Melalui pertemuan ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder dalam mendukung keberhasilan program Transfer Embrio. Dengan kerja sama yang berkelanjutan, program ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan peningkatan populasi ternak, perbaikan mutu genetik, serta mendukung ketahanan pangan dan swasembada protein hewani di Indonesia.